Q.S. Ar-Rum: 21
Tidak ada pertemuan yang benar benar terjadi secara kebetulan. Atas kehendak Allah, kami
dipertemukan di bangku perkuliahan, dalam jurusan dan kelas yang sama. Berawal dari sebuah
sapaan sederhana, kami saling mengenal sebagai teman. Saat itu, kami belum menyadari
bahwa Allah sedang menulis kisah terbaik bagi kami.
"Barangkali, Allah menyembunyikan takdir yang indah dibalik pertemuan yang terlihat biasa"
Perjalanan kami dimulai hanya dengan komitmen untuk saling mengenal. Perbedaan yang
semula kami anggap sebagai batas, perlahan justru menjadi jembatan untuk saling mengenal
lebih dalam. Kami belajar bahwa tidak semua hal harus sama untuk dapat berjalan searah.
Pada akhirnya, Allah mempertemukan kami dalam keyakinan yang sama, bahwa saling
melengkapi adalah cara terbaik untuk melangkah bersama.
"Terkadang, Allah memberi jeda bukan untuk mengakhiri, melainkan untuk mempersiapkan dua
hati agar bertemu diwaktu yg paling tepat"
Atas izin Allah, perjalanan kami bermuara pada sebuah keputusan yang penuh keyakinan.
Dengan restu kedua keluarga, kami mengikat niat dalam sebuah lamaran yang sederhana
namun penuh makna. Kami percaya, setiap pertemuan, setiap proses, dan setiap langkah yang
telah kami lalui merupakan bagian dari cara Allah menuntun kami menuju takdir terbaik
"Apa yg Allah tetapkan akan selalu menemukan jalannya, meski harus melewati waktu yg tak
pernah kita duga"
Bukan karena bertemu lalu berjodoh, melainkan karena Allah telah menetapkan jodoh. Maka
pada waktu terbaik menurut-Nya, Allah mempersatukan kami dalam ikatan suci pernikahan.
Dengan penuh rasa syukur, kami memulai ibadah terpanjang bersama.