


















Q.S. Ar-Rum: 21






Kami tidak bertemu lewat rencana besar. Hanya sebuah pertemuan sederhana lewat perantara Tuhan.
Dari chat sederhana di hari itu, akhirnya kami belajar saling mengenal.
Bukan hanya tentang bahagia, tetapi juga tentang perbedaan dan do’a.
Pertemuan pertama kami. Dari pertemuan itu, semuanya terasa berjalan begitu natural dan nyaman.
Dengan keyakinan yang semakin kuat, kami memutuskan untuk meminta restu kepada orang tua untuk melangkah ke hubungan yang lebih serius.
Kami mengikat sebuah janji dalam pertunangan.
Hari lamaran kami berlangsung. Momen sederhana yang penuh rasa syukur karena dua keluarga akhirnya dipertemukan.
Menjadi langkah baru bagi kami untuk memulai perjalanan bersama dalam ikatan suci pernikahan.
Sebagai langkah baru untuk berbagi hidup, tumbuh dan menua bersama.

















