Vivie
Vivie Elianti Pratiwi, B. Psych (Hons)
Putri Pertama dari
Bapak H. Saepuloh Indi Kanta
& Ibu Hj. Eneng Elia
Aziz
Muhammad Abdul Aziz, Lc.
Putra Ketiga dari
Bapak H. Nasxibar Mustofa
& Ibu Hj. Jamiatin Akbar
Temui kami secara virtual untuk menyaksikan acara pernikahan kami melalui tautan di bawah ini:
Kisah kami bermula dari sebuah pertemuan sederhana. Kami bertemu pertama kali saat masa orientasi di SMA Nurul Fikri Boarding School Lembang. Meski berada di lingkungan yang sama, kami hanya sesekali berinteraksi karena kelas kami berbeda. Namun, salah satu momen berkesan terjadi saat kami dipertemukan dalam sebuah lomba. Vivie yang mahir dalam bahasa Inggris, dan Aziz dengan kepiawaiannya dalam bahasa Arab, sama-sama menjadi wakil sekolah di bidang masing-masing. Pertemuan ini menjadi salah satu kenangan awal yang tak terlupakan, meski saat itu hubungan kami belum begitu dekat.
Tahun ini menjadi momen penting ketika kami menyelesaikan pendidikan di SMA dan diwisuda bersama. Setelah itu, jalan kami berpisah. Vivie melanjutkan pendidikan di ITB, sementara Aziz menempuh ilmu di Al Azhar University, Kairo. Di tengah kesibukan kuliah, kami mulai saling mengenal lebih dalam dan memutuskan untuk menjaga hati, meski jarak membentang di antara kami.
Vivie memutuskan untuk melanjutkan studi di bidang psikologi di Malaysia. Hubungan jarak jauh kami semakin diuji, karena kini tidak hanya berbeda negara, tetapi juga zona waktu.
Komunikasi menjadi tantangan tersendiri di tengah kesibukan kami mengejar impian, namun kami tetap berusaha menjaga komitmen dan saling mendukung.
Tahun-tahun penuh perjuangan ini akhirnya membawa kami menyelesaikan gelar sarjana masing-masing. Vivie memulai karier di sebuah rumah sakit di Abu Dhabi,
Sedangkan Aziz bekerja sebagai pemandu wisata di Mesir. Meski jarak masih memisahkan, hati kami tetap terpaut pada impian untuk membangun masa depan bersama.
Tahun ini menjadi titik awal perjalanan baru kami. Setelah melalui banyak proses dan refleksi, kami memutuskan untuk membawa hubungan ini ke arah yang lebih serius. Silaturahmi keluarga pun diadakan untuk membahas masa depan kami. Tanpa banyak drama atau keraguan, kami yakin bahwa cinta sejati adalah tentang tanggung jawab, kerja sama, dan saling memahami. Dalam kebersahajaan itu, lamaran kami berlangsung, dan hari bahagia kami pun ditentukan. Kami percaya, perjalanan ini adalah awal dari babak baru yang penuh berkah.
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui: